Kenapa Windows 10 Selalu Update Sendiri? Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Table of Contents

Anda mungkin benci dengan siklus pembaruan (update) Windows 10 yang seolah tidak pernah berujung, sering kali membawa bug baru, dan memicu rasa khawatir saat PC dihidupkan ulang. Di sisi lain, Anda mungkin belum siap untuk beralih menggunakan Linux atau menginstal Hackintosh. Jika Anda terjebak dalam situasi ini, selamat datang, Anda tidak sendirian.

Ilustrasi pengguna laptop yang frustrasi dengan siklus Windows Update
Ilustrasi oleh Caspar via Unsplash

Topik ini memicu banyak pertanyaan yang sering beredar di berbagai media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, hingga forum kaskus. Mari kita bedah satu per satu masalahnya dan temukan solusinya.

Kenapa Windows 10 Selalu Update Sendiri?

Pada dasarnya, setiap pembaruan sistem yang digulirkan oleh Microsoft bertujuan untuk melakukan perbaikan (patching) pada sektor tertentu. Misalnya, menambal celah keamanan, mengatasi bug pada Action Center, atau menstabilkan performa. Seiring berjalannya waktu, Windows akan terus mengirimkan perbaikan tersebut.

Logo dan Wallpaper Windows 10

Idealnya, pengguna mengharapkan kinerja PC yang lebih mulus setelah update. Namun, kenyataan di lapangan sering kali berbeda. Terkadang, perbaikan satu masalah justru memicu bug baru yang jauh lebih mengganggu produktivitas.

Apakah Semua Perangkat Pasti Mendapat Update Terbaru?

Jawabannya, ya, selama spesifikasi perangkat Anda dinyatakan memenuhi syarat (kompatibel). Microsoft akan secara otomatis mendistribusikan pembaruan besar—yang ukurannya bisa mencapai 3 GB—ke PC Anda. Jika sistem tidak mengunduhnya otomatis, Anda selalu bisa memicunya secara manual melalui menu Settings > Update & Security > Windows Update dengan menekan tombol Check for updates.

Cara Mencegah dan Pause Windows Update (Versi 1909 & Lainnya)

Setiap kali Microsoft merilis edisi besar (seperti versi 1903, 1909, dan seterusnya), pembaruan tersebut diklaim membawa penyempurnaan dari versi sebelumnya. Namun, sangat menyebalkan jika kita sedang dikejar deadline pekerjaan, dan tiba-tiba PC memaksa untuk melakukan restart karena pembaruan telah selesai diunduh di latar belakang.

Untuk mencegah hal ini, Anda bisa memanfaatkan fitur Pause Updates (khusus pengguna Windows 10 Pro) yang memungkinkan Anda menunda pembaruan hingga 30 hari ke depan. Caranya sangat praktis:

  1. Buka menu Settings di Windows 10 Anda.
  2. Pilih menu Update & Security, lalu klik tab Windows Update.
Masuk ke menu Windows Update di Settings Windows 10
  1. Klik pada bagian Advanced options.
  2. Pada kolom Pause updates, ubah tanggal pada menu drop-down "Pause until" ke waktu yang paling lama (maksimal hingga 35 hari).
Mengatur opsi Pause Updates di Windows 10 Advanced Options

Setelah pengaturan ini diaktifkan, PC Anda tidak akan mengunduh pembaruan secara diam-diam selama durasi yang ditentukan. Jika masa penundaan tersebut sudah habis, Anda harus membiarkan Windows melakukan satu kali pembaruan sebelum fitur Pause ini bisa digunakan kembali.

Posting Komentar